Simak naskah lengkap Khutbah Jumat terbaru oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Blora. Mengangkat tema penguatan iman, kemandirian ekonomi, dan membumikan gerakan Al-Ma’un untuk kemajuan Blora. Referensi terbaik untuk khatib dan warga persyarikatan.
KHUTBAH JUMAT
Oleh: H. Muh. Syaifuddin, M.Pd.I – Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Blora
Tema: Meneguhkan Iman, Membumikan Gerakan Al-Ma’un di Bumi Blora
KHUTBAH PERTAMA
Hadirin Jamaah Jumat rahimakumullah,
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُورِ الدُّنْيَا وَالدِّينِ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ.
أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ (آل عمران: ١٠٢)
Sidang Jumat yang dirahmati Allah SWT,
Marilah kita senantiasa memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT. Atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, kita masih diberikan nikmat iman, nikmat Islam, dan nikmat kesehatan sehingga dapat melangkahkan kaki menuju masjid ini untuk menunaikan kewajiban shalat Jumat.
Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Nabi Agung Muhammad SAW, sang pencerah peradaban, yang telah membawa risalah Islam sebagai Rahmatan lil ‘Alamin. Semoga kita semua yang hadir di sini diakui sebagai umatnya dan mendapatkan syafaat beliau di Yaumil Akhir nanti. Aamiin.
Selaku khatib, dan dalam kapasitas saya sebagai bagian dari keluarga besar Muhammadiyah Kabupaten Blora, saya berwasiat kepada diri saya pribadi dan kepada jamaah sekalian: Marilah kita tingkatkan kualitas taqwa kita kepada Allah SWT. Taqwa yang bukan sekadar lisan, tetapi taqwa yang berkemajuan, yang terwujud dalam amal nyata dan memberikan manfaat bagi sesama.
Hadirin Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,
Hidup di era yang serba cepat dan penuh tantangan ini, menuntut kita sebagai umat Islam, khususnya di Kabupaten Blora, untuk tidak hanya menjadi penonton. Islam mengajarkan kita untuk menjadi Khairu Ummah (umat terbaik). Syarat menjadi umat terbaik adalah adanya keseimbangan antara Hablum Minallah (hubungan dengan Allah) dan Hablum Minannas (hubungan dengan sesama manusia).
Allah SWT berfirman dalam Al-Quran Surah Al-Ma’un ayat 1-3:
أَرَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ. فَذَلِكَ الَّذِي يَدُعُّ الْيَتِيمَ. وَلَا يَحُضُّ عَلَى طَعَامِ الْمِسْكِينَ
“Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Maka itulah orang yang menghardik anak yatim, dan tidak mendorong memberi makan orang miskin.”
Ayat ini adalah landasan teologis gerakan Muhammadiyah yang diletakkan oleh KH. Ahmad Dahlan. Ayat ini mengingatkan kita, warga Blora, bahwa kesalehan ritual (shalat, puasa, dzikir) belumlah sempurna jika tidak dibarengi dengan kesalehan sosial.
Ada dua pesan penting yang ingin saya sampaikan pada kesempatan mulia ini:
Pertama, Membangun Etos Kerja dan Kemandirian Ekonomi.
Sebagai umat Islam di Kabupaten Blora, yang mayoritas kita dianugerahi tanah yang subur dan sumber daya alam yang potensial, kita dilarang untuk berpangku tangan. Islam membenci kemalasan. Seorang mukmin yang kuat (ekonominya, fisiknya, ilmunya) lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah.
Rasulullah SAW bersabda: “Tidaklah seseorang memakan makanan yang lebih baik dari makanan yang ia makan dari hasil kerja tangannya sendiri.” (HR. Bukhari).
Mari kita kelola potensi daerah kita, baik di sektor pertanian, peternakan, maupun perdagangan, dengan semangat itqan (sungguh-sungguh dan profesional). Warga Muhammadiyah dan umat Islam Blora harus menjadi pelopor kemandirian ekonomi. Jangan sampai kita menjadi beban orang lain, tetapi jadilah “Tangan di Atas” yang mampu memberi dan memberdayakan.
Kedua, Menghidupkan Semangat Al-Ma’un (Peduli Sesama).
Blora adalah rumah kita bersama. Jika ada tetangga yang lapar, anak yang putus sekolah, atau saudara yang sakit namun tak mampu berobat, itu adalah tanggung jawab kita bersama. Semangat Al-Ma’un mengajarkan kita untuk peka.
Gerakan Islam Berkemajuan bukan hanya tentang membangun gedung sekolah atau rumah sakit yang megah, tetapi tentang seberapa besar hati kita tergerak untuk menolong mereka yang lemah (mustadh’afin).
Mari kita hidupkan masjid-masjid kita bukan hanya sebagai tempat shalat, tetapi sebagai pusat solusi umat. Mari kita dukung Lazismu dan lembaga-lembaga zakat lainnya agar dana umat bisa dikelola untuk mengentaskan kemiskinan di daerah kita tercinta ini.
Jamaah rahimakumullah,
Sebagai penutup khutbah pertama ini, saya mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya warga persyarikatan di Blora, mari kita jadikan momentum Jumat ini untuk memperbarui niat. Bahwa segala aktivitas kita, baik di sawah, di kantor, di pasar, maupun di sekolah, adalah bentuk ibadah kepada Allah SWT.
Ingatlah firman Allah dalam Surah Al-Jumu’ah ayat 10:
فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
“Apabila shalat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di bumi; carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung.”
Ayat ini menyuruh kita untuk bertebaran, bekerja, berkarya, namun tetap dengan hati yang selalu dzikrullah. Inilah ciri Islam yang Berkemajuan.
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.
KHUTBAH KEDUA
الْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيرًا كَمَا أَمَرَ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ إِرْغَامًا لِمَنْ جَحَدَ بِهِ وَكَفَرَ. وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ سَيِّدُ الْخَلاَئِقِ وَالْبَشَرِ.
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ مَا اتَّصَلَتْ عَيْنٌ بِنَظَرٍ وَأُذُنٌ بِخَبَرٍ.
أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللهِ، اتَّقُوا اللهَ تَعَالَى مِنْ حَيْثُ أَمَرَكُمْ وَانْتَهُوا عَمَّا نَهَاكُمْ عَنْهُ وَزَجَرَ.
Hadirin yang berbahagia,
Pada khutbah kedua ini, marilah kita menundukkan kepala, memohon kepada Allah SWT agar Kabupaten Blora senantiasa diberkahi, dijauhkan dari bencana, dan masyarakatnya hidup rukun dalam bingkai iman dan taqwa.
Kita juga berdoa agar pimpinan kita, mulai dari tingkat pusat hingga daerah, senantiasa diberikan hidayah untuk memimpin dengan adil dan amanah.
إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ.
اللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ، وَأَرِنَا الْبَاطِلَ بَاطِلاً وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ.
Ya Allah, jadikanlah Kabupaten Blora ini Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur. Satukanlah hati kami dalam ukhuwah Islamiyah. Kuatkanlah semangat kami untuk beramal usaha, berlomba-lomba dalam kebaikan (Fastabiqul Khairat), dan menebar manfaat bagi sesama.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ. فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ. وَاللهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.










Leave a Reply
View Comments