Muhammadiyahblora.or.id | Kedungtuban – Dalam rangka memperingati Milad Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) sekaligus menyambut Hari Bela Negara, SMK Muhammadiyah 1 Kedungtuban menggelar kegiatan Perkemahan Jumat Sabtu (Perjusa). Kegiatan yang penuh semangat kedisiplinan ini dilaksanakan pada tanggal 19-20 Desember 2025 di lingkungan sekolah.
Kegiatan rutin tahunan ini wajib diikuti oleh seluruh siswa kelas 10 dari semua program keahlian. Perjusa tahun ini mengusung misi penguatan karakter, kemandirian, dan rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda.
Sinergi dengan Koramil: Pembekalan Wawasan Kebangsaan
Salah satu agenda utama dalam Perjusa kali ini adalah pemberian materi Wawasan Kebangsaan yang disampaikan langsung oleh personel dari Koramil Kedungtuban. Hal ini bertujuan agar para siswa memiliki jiwa patriotisme yang kuat dan memahami peran penting pemuda dalam menjaga kedaulatan NKRI.
“Melalui kolaborasi dengan TNI, kami ingin siswa tidak hanya terampil secara kompetensi keahlian, tetapi juga memiliki mentalitas ‘Bela Negara’ yang kokoh,” ujar perwakilan panitia pelaksana.
Ragam Kegiatan: Dari Survival hingga Seni Karya
Selama dua hari satu malam, para peserta digembleng dengan berbagai kegiatan yang variatif dan edukatif, di antaranya:
- Olah Fisik: Melatih ketangkasan dan stamina siswa melalui senam pagi dan jelajah alam.
- Materi Survival: Memberikan simulasi cara bertahan hidup di alam bebas dengan peralatan terbatas.
- Seni Karya: Ruang bagi siswa untuk menunjukkan kreativitas dan bakat seni mereka di sela-sela kegiatan kemah.
- Kedisiplinan HW: Pendalaman materi kepanduan Hizbul Wathan sebagai identitas kader Muhammadiyah.

Membentuk Karakter Siswa Tangguh
Kepala SMK Muhammadiyah 1 Kedungtuban berharap melalui Perjusa ini, siswa kelas 10 dapat lebih kompak dan memiliki kemandirian yang tinggi. Selain sebagai perayaan Milad HW, momen ini menjadi ajang “gemblengan” fisik dan mental sebelum mereka menempuh semester berikutnya.
Dengan berakhirnya Perjusa pada Sabtu siang, diharapkan nilai-nilai positif yang didapat selama perkemahan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Kontributor/Ed : Ahmad B, SMK Muh Kedungtuban/AB










Leave a Reply
View Comments