Muhammadiyahblora.or.id | Ngawen – Majelis Tabligh dan Pentasarufan LazisMu Kantor Layanan (KL) Ngawen PCM Ngawen menggelar kajian Ahad pagi pada Ahad, 21 Desember 2025, pukul 06.00 WIB. Kegiatan berlangsung di Masjid AUM Al-Maksum, area Puskesmas Ngawen, dan diikuti oleh 30 warga PCM Ngawen, 20 warga PCA Ngawen, serta para mustahik.
Kajian menghadirkan Ustadz Parsan, S.Sy., M.Si. dengan tema “Orang-Orang yang Kembali dengan Qolbun Salim”. Dalam penyampaiannya, ia menjelaskan bahwa qolbun salim adalah hati yang selamat, bersih dari penyakit hati seperti syirik, kesombongan, dan keburukan, serta murni hanya tertuju kepada Allah Swt. Hati yang demikian, kata dia, menjadi bekal utama seorang hamba ketika menghadap Allah pada Hari Kiamat.
“Ciri orang yang memiliki qolbun salim adalah ikhlas dalam beramal, takut hanya kepada Allah, rajin beribadah, selalu kembali kepada Allah melalui taubat dan inabah, serta berhias dengan akhlak mulia,” ujar Ustadz Parsan. Ia menegaskan bahwa kondisi hati tidak hadir begitu saja, tetapi harus diupayakan secara sungguh-sungguh dan berkesinambungan.
Ustadz Parsan memaparkan beberapa langkah untuk meraih qolbun salim, di antaranya memperbaiki niat dengan meluruskan seluruh amal hanya karena Allah. Selain itu, ia mengajak jamaah untuk memperbanyak zikir, mengingat Allah dengan lisan dan hati. Secara tidak langsung, ia mengutip firman Allah Swt. dalam QS. Ar-Ra’d ayat 28 yang menegaskan bahwa hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.
Langkah lainnya adalah menuntut ilmu dan mengamalkannya, memperbanyak taubat dan inabah, bergaul dengan orang-orang saleh serta majelis ilmu sebagai obat hati, sering mengingat kematian, dan senantiasa membersihkan hati dari sifat-sifat yang merusak. “Hati harus terus dijaga, karena ia sangat menentukan kualitas iman dan amal seseorang,” tuturnya.
Dalam penutup kajian, Ustadz Parsan mengingatkan pentingnya istiqamah. Ia menyampaikan bahwa hati manusia bisa berbolak-balik, sehingga Rasulullah saw. sering memanjatkan doa, “Ya Muqallibal qulub, tsabbit qalbi ‘ala dinik.” Doa tersebut menjadi pengingat agar setiap Muslim senantiasa memohon keteguhan iman kepada Allah Swt.
Kegiatan kajian yang dirangkai dengan pentasarufan LazisMu ini berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan. Selain memperkuat pemahaman keislaman, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian sosial serta mempererat ukhuwah antara warga PCM, PCA Ngawen, dan para mustahik.
Kontributor / Ed : PCM Ngawen / Ab










Leave a Reply
View Comments