Kunjungi Blora, Wamendikdasmen Paparkan Peta Jalan Pendidikan Nasional dan Penguatan Data Dapodik 2026

Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.A., Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia
Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.A., Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia

Muhammadiyahblora.or.id | Blora – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Republik Indonesia, Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.A., memaparkan sejumlah kebijakan strategis pemerintah untuk tahun 2026 dalam kunjungannya ke Gedung Dakwah Muhammadiyah Blora, Sabtu (3/1/2026). Di hadapan para tokoh pendidikan dan pimpinan daerah, ia menekankan pentingnya transparansi sistem dan akurasi data sebagai fondasi kemajuan pendidikan.

Dalam sesi diskusi bertajuk “Arah dan Kebijakan Kemendikdasmen Tahun 2026”, Dr. Fajar mengungkapkan bahwa salah satu fokus utama kementerian adalah menyempurnakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Menurutnya, sistem ini harus bertransformasi menjadi lebih transparan dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Pemerintah berkomitmen untuk memastikan setiap anak memiliki akses pendidikan yang setara. Melalui penyempurnaan SPMB, kita ingin menghilangkan sekat-sekat yang menghambat keadilan dalam penerimaan siswa,” ujar Dr. Fajar.

Selain sistem penerimaan, Wamendikdasmen menggarisbawahi pentingnya validasi data melalui Dapodik. Ia menegaskan bahwa data yang akurat bukan sekadar urusan administrasi, melainkan dasar utama bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran, mulai dari penyaluran bantuan hingga program peningkatan mutu sekolah.

Baca Juga  Bacaan Iftitah Versi Muhammadiyah: Allahumma Baaid Bayni (Arab & Latin)

“Validasi data Dapodik adalah kunci. Tanpa data yang benar, sulit bagi pemerintah untuk mendistribusikan sumber daya secara efektif. Kami mengajak seluruh pengelola amal usaha pendidikan untuk memastikan data mereka valid dan selalu diperbarui,” tambahnya.

Dr. Fajar juga memaparkan rencana penerapan Tes Kemampuan Akademik serta program penguatan kompetensi guru secara menyeluruh. Pemerintah berencana meningkatkan kualitas sumber daya pendidik melalui berbagai pelatihan intensif guna memastikan para guru siap menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21.

Kunjungan ini diakhiri dengan diskusi aktif bersama jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah Blora, perwakilan Dinas Pendidikan, serta para praktisi pendidikan. Wamendikdasmen berharap sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan seperti Muhammadiyah terus diperkuat guna menyukseskan visi pendidikan nasional yang berkarakter dan berdaya saing global.

Kontributor: Tyo Ikhtiar | Editor: AB