MUHAMMADIYAHBLORA.OR.ID, Blora – Pimpinan Daerah Muhammadiyah Blora resmi melantik Direktur baru RS PKU Muhammadiyah Blora pada Senin, 23 Februari 2026. Prosesi pelantikan dan penyerahan Surat Keputusan (SK) pemberhentian serta pengangkatan direktur berlangsung di lingkungan RS PKU Muhammadiyah Blora dengan dihadiri unsur PDM, PCM, Badan Pembina Harian (BPH), serta jajaran manajemen rumah sakit.
Pelantikan Direktur Baru RS PKU Muhammadiyah Blora ini menjadi bagian dari langkah strategis PD Muhammadiyah Blora dalam memperkuat profesionalisme dan tata kelola Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di bidang kesehatan.
Keputusan Organisasi yang Kolektif dan Kolegial
Dalam sambutannya, Ketua PD Muhammadiyah Blora menegaskan bahwa pergantian Direktur RS PKU Muhammadiyah Blora merupakan keputusan kolektif kolegial yang telah melalui evaluasi menyeluruh dan komunikasi struktural sesuai mekanisme persyarikatan.
Keputusan ini, menurutnya, bukan bersifat personal maupun emosional. Tidak ada tekanan dari pihak mana pun. Seluruh proses dilakukan demi menjaga kesinambungan kelembagaan serta arah strategis pengembangan rumah sakit.
“Kepemimpinan adalah amanah, bukan hak milik. Jabatan adalah penugasan, bukan kepemilikan. Evaluasi adalah keniscayaan dalam sistem organisasi,” tegasnya.
Penguatan Profesionalisme dan Tata Kelola
PD Muhammadiyah Blora menekankan bahwa RS PKU Muhammadiyah Blora harus dikelola secara profesional, terukur, dan akuntabel. Target kinerja harus berbasis indikator yang jelas. Pengelolaan keuangan harus transparan. Sistem manajemen wajib mengikuti regulasi dan standar mutu pelayanan kesehatan.
Selain itu, disiplin struktural menjadi prinsip utama. Direktur menjalankan fungsi operasional. BPH menjalankan fungsi pembinaan dan pengawasan. PD Muhammadiyah Blora menetapkan arah kebijakan strategis. Tidak boleh terjadi tumpang tindih kewenangan atau manuver di luar mekanisme organisasi.
Direktur baru diminta segera melakukan audit internal menyeluruh, penataan manajemen, serta penguatan budaya kerja berbasis nilai Muhammadiyah.

RS PKU Muhammadiyah sebagai Instrumen Dakwah
PD Muhammadiyah Blora juga menegaskan bahwa RS PKU Muhammadiyah Blora bukan sekadar institusi layanan kesehatan. Rumah sakit ini merupakan instrumen dakwah dan representasi nilai Islam Berkemajuan dalam pelayanan sosial.
Karena itu, setiap kebijakan dan langkah strategis harus selaras dengan nilai persyarikatan. Loyalitas pimpinan dan seluruh jajaran harus tegak lurus kepada Muhammadiyah sebagai organisasi.
Arah Strategis ke Depan
Ke depan, RS PKU Muhammadiyah Blora diarahkan untuk:
- Menguatkan layanan unggulan
- Meningkatkan efisiensi dan sistem keuangan
- Mengembangkan SDM berbasis kaderisasi
- Mendorong digitalisasi manajemen
- Melakukan ekspansi layanan secara realistis dan terukur
Direktur baru diharapkan menyusun roadmap kerja yang jelas serta melaporkannya secara periodik kepada BPH dan PD Muhammadiyah Blora.
Melalui pelantikan Direktur Baru RS PKU Muhammadiyah Blora ini, PD Muhammadiyah Blora berharap rumah sakit semakin profesional, stabil, dan unggul dalam pelayanan, sekaligus tetap kokoh sebagai Amal Usaha Muhammadiyah yang membawa misi dakwah dan kemaslahatan umat.
Kontributor / Ed : Tio Ikhtiar










Leave a Reply
View Comments