MUHAMMADIYAHBLORA.OR.ID, TODANAN – Dalam upaya memperkokoh fondasi spiritual dan karakter siswa di era digital, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah 01 Todanan menggelar rangkaian kegiatan intensif bertajuk “Ramadan Berkah: Berbenah Untuk Kebaikan Anak Sholih/Sholihah”. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan selama sepekan, mulai tanggal 9 hingga 14 Maret 2026, bertepatan dengan momentum 10 hari terakhir Ramadan 1447 Hijriah.
Program ini dirancang khusus bukan sekadar sebagai pengisi waktu luang saat berpuasa, melainkan sebagai kawah candradimuka bagi seluruh siswa untuk meningkatkan kualitas ibadah dan akhlakul karimah. Di tengah tantangan degradasi moral, MI Muhammadiyah 01 Todanan mengambil langkah preventif dengan menanamkan nilai-nilai keislaman yang substantif sejak dini.
Fokus pada Pembentukan Karakter Sholih dan Sholihah
Kepala MI Muhammadiyah 01 Todanan menegaskan bahwa tema “Berbenah Untuk Kebaikan” dipilih sebagai refleksi bahwa Ramadan adalah waktu terbaik untuk melakukan evaluasi diri dan perbaikan perilaku. Target utama dari kegiatan ini adalah mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kesalehan ritual dan sosial.
Selama enam hari pelaksanaan, para siswa mengikuti kurikulum Ramadan yang komprehensif. Dimulai dari pagi hari, seluruh peserta didik diajak melakukan pembiasaan ibadah sunnah seperti salat Duha berjamaah, diikuti dengan tadarus Al-Qur’an secara berkelompok. Metode ini terbukti efektif dalam membangun kedisiplinan dan rasa cinta siswa terhadap kitab suci.
Kurikulum Praktik Ibadah dan Pendalaman Akhlak
Berbeda dengan pembelajaran di kelas reguler, Program Ramadan Berkah ini lebih menitikberatkan pada aspek praktik. Siswa dibimbing langsung oleh para guru untuk menyempurnakan tata cara wudu, salat fardu, hingga hafalan doa-doa harian yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Selain aspek ibadah mahdah, penguatan adab dan akhlak menjadi materi inti. Dalam sesi “Kuliah Tujuh Menit” (Kultum) yang disisipkan di sela kegiatan, para pengajar menekankan pentingnya menghormati orang tua, kejujuran dalam bergaul, serta etika dalam menggunakan media sosial sesuai tuntunan syariat Islam. Hal ini selaras dengan tujuan besar sekolah dalam membentuk anak yang sholih dan sholihah di tengah arus modernisasi.
Membangun Kebersamaan dan Empati Sosial
Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah islamiyah antar-siswa. Suasana hangat terpancar saat para siswa saling menyimak bacaan Al-Qur’an (simaan) dan berdiskusi mengenai sejarah nabi dan rasul. Kebersamaan yang terbangun selama program diharapkan dapat menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama, terutama di bulan yang penuh rahmat ini.
“Kami ingin Ramadan menjadi momentum transformasi bagi siswa. Melalui program ini, kami berharap para siswa tidak hanya memahami ajaran Islam secara teoretis di atas kertas, tetapi benar-benar mampu mempraktikkannya dalam perilaku nyata, menjadi pribadi yang disiplin, jujur, dan berakhlak mulia,” ujar salah satu panitia penyelenggara.
Harapan untuk Masa Depan Generasi Muda
Pihak MI Muhammadiyah 01 Todanan berharap, setelah mengikuti rangkaian kegiatan “Ramadan Berkah” ini, ada perubahan signifikan pada pola pikir dan perilaku siswa. Bekal spiritual yang didapatkan selama 20–25 Ramadan 1447 H ini diharapkan tetap terjaga meski bulan suci telah usai.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, MI Muhammadiyah 01 Todanan kembali membuktikan komitmennya sebagai lembaga pendidikan dasar Islam yang progresif dan fokus pada pengembangan karakter bangsa yang berbasis nilai-nilai religius.
Kontributor / Editor : Tio Ikhtiar










Leave a Reply
View Comments