Muhammadiyahblora.or.id | Blora – (3/12/2025) – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Blora mengambil langkah strategis untuk memperkuat lembaga pendidikan di bawah naungannya. Melalui Majelis Dikdasmen & PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah Blora sukses menyelenggarakan Workshop Branding dan Marketing Sekolah Muhammadiyah se-Kabupaten Blora selama dua hari, 3–4 Desember 2025.
Fokus utama kegiatan ini adalah menyiapkan strategi efektif dalam Penerimaan Siswa Baru Muhammadiyah (SPMB) 2025/2026, dengan target ambisius: mencapai kenaikan jumlah siswa hingga 200 persen.
Mengapa Workshop Ini Penting?
Workshop ini diselenggarakan sebagai bentuk tanggung jawab persyarikatan di bidang pengembangan pendidikan. Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Blora, yang membuka acara secara resmi, menegaskan bahwa Branding sekolah bukan sekadar pemasangan baliho, tetapi merupakan proses berkelanjutan untuk menguatkan citra sekolah Muhammadiyah secara menyeluruh, baik di mata internal maupun eksternal masyarakat.
“Upaya membentuk citra positif tidak bisa diawali hanya dalam satu dua bulan. Ini adalah proses yang terus berlanjut dan bagian dari ijhtiar kita menyiapkan SPMB,” tegas Ketua PDM Blora.
Profil Peserta dan Komitmen Ketaatan
Acara yang berlangsung selama 2 hari ini diikuti oleh 130 peserta kunci pendidikan Muhammadiyah Blora, meliputi: Ketua dan Sekretaris/Anggota Majelis Dikdasmen Cabang.
Kepala Sekolah Muhammadiyah Blora (SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK). Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah menyampaikan pesan yang sangat tegas mengenai komitmen. Beliau menekankan bahwa kehadiran dalam kegiatan ini adalah bagian dari Ketaatan kepada Persyarikatan.
“Kepala sekolah yang tidak hadir tanpa alasan dan hanya mewakilkan akan dievaluasi SK-nya. Ini adalah cerminan dari tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Menjaga Amanah KH Dahlan
Dalam sambutannya, Ketua PDM juga menyentuh aspek ideologis. Beliau mengingatkan bahwa upaya mengembangkan sekolah adalah cara untuk melanjutkan amanah K.H. Ahmad Dahlan.
“Kita mengelola Amal Usaha Muhammadiyah persyarikatan. InsyaAllah, ini menjadi amal jariah. Oleh karena itu, kita harus bersemangat, jangan sampai ada pemikiran ‘yang penting enek’ (yang penting ada),” tutup beliau, memotivasi peserta untuk bekerja keras demi suksesnya SPMB 2025/2026 dan peningkatan kualitas pendidikan Muhammadiyah di Blora.
Kontributor : Fairuz – Dikdasmen










Leave a Reply
View Comments