Tapak Suci Randublatung Gelar Ujian Kenaikan Tingkat dengan Kurikulum Baru

Muhammadiyahblora.or.id | Randublatung, 14 Desember 2025 – Pimpinan Cabang (PC) Tapak Suci Randublatung menggelar Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) bagi pesilat muda sebagai bagian dari proses kaderisasi dan pembinaan prestasi. Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Muhammadiyah 5 Randublatung dan diikuti oleh 25 peserta dari berbagai tingkatan.

UKT Tapak Suci Randublatung Fokus Kaderisasi Pesilat Muda

UKT Tapak Suci Randublatung menjadi agenda penting dalam menjaga kualitas kader persilatan Muhammadiyah. Para peserta diuji secara menyeluruh, meliputi kesiapan fisik, mental, teknik, serta pemahaman nilai keislaman dan keorganisasian. Proses ini dirancang untuk memastikan setiap pesilat yang naik tingkat benar-benar memenuhi standar yang ditetapkan organisasi.

Ketua Panitia UKT, Wahyu Triyan, menjelaskan bahwa ujian ini bukan sekadar formalitas tahunan. Menurutnya, UKT merupakan proses seleksi yang menentukan kualitas kader Tapak Suci di masa mendatang.

“UKT ini bukan sekadar rutinitas, tetapi penentu kualitas kader Tapak Suci Randublatung ke depan,” ujarnya.

Tapak Suci Randublatung gelar Ujian Kenaikan Tingkat di SMP Muhammadiyah 5 Randublatung

Penerapan Kurikulum Baru dalam UKT Tapak Suci Randublatung

Pelaksanaan UKT kali ini menerapkan kurikulum baru Tapak Suci yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman. Kurikulum tersebut menitikberatkan pada keseimbangan antara kekuatan fisik, ketangguhan mental, serta pembentukan karakter dan spiritualitas.

Baca Juga  Semarak Milad HW dan Hari Bela Negara, SMK Muhammadiyah 1 Kedungtuban Gelar Perjusa 2025

Wahyu Triyan menambahkan bahwa penggunaan kurikulum baru bertujuan melahirkan pesilat yang tidak hanya unggul secara teknik, tetapi juga matang secara kepribadian dan ideologi.

“Kami ingin melahirkan kader yang kuat secara fisik sekaligus berakhlak dan beriman,” katanya.

Peran Pelatih dalam Mencetak Kader Tapak Suci Randublatung

Sebanyak 12 pelatih dan penguji terlibat langsung dalam pelaksanaan UKT Tapak Suci Randublatung. Mereka mengawal setiap tahapan ujian, mulai dari jurus baku, teknik bela diri praktis, hingga penilaian sikap dan kedisiplinan peserta.

Salah satu pelatih senior, Arifin, menyampaikan bahwa pengawasan ketat dilakukan demi menjaga marwah kaderisasi Tapak Suci. Ia menegaskan bahwa UKT merupakan gerbang utama pembentukan kader ulung.

“Semua yang terlibat memiliki fokus yang sama,ukar: memastikan peserta layak naik tingkat sesuai moto Tapak Suci,” ujarnya.

UKT sebagai Pilar Pembinaan dan Dakwah Persilatan Muhammadiyah

UKT Tapak Suci Randublatung tidak hanya berorientasi pada prestasi olahraga, tetapi juga menjadi sarana dakwah dan pembinaan kader Muhammadiyah melalui jalur persilatan. Nilai iman dan akhlak menjadi landasan utama dalam setiap proses ujian.

Baca Juga  Pelepasan Purna Tugas Bapak Sujito, S.Pd.: Inspirasi Dedikasi Pendidik di SMP Muhammadiyah 6 Kradenan

Melalui pelaksanaan UKT ini, Tapak Suci Randublatung berharap dapat mencetak kader persilatan yang tangguh, berkarakter, dan siap mengemban amanah organisasi. Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari ini diharapkan memberi kontribusi nyata bagi pengembangan Tapak Suci dan persyarikatan Muhammadiyah di wilayah Randublatung dan sekitarnya.

Kontributor: Arif Rudiyanto – PCM Randublatung
Editor : Tio Ikhtiar