MUHAMMADIYAHBLORA.OR.ID, BLORA – Perkembangan Teknologi saat ini membawa dunia memasuki Era society 5.0, society 5.0 ini yaitu masa atau Periodesasi yang dimana fenomena AI (artificial intelligence ), internet, IOT, dan Media Sosial tidak terhindarkan (Dominan). Dalam Era ini, manusia tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga harus mampu mengendalikan dan memanfaatkannya secara bijak. Yang dimana sekarang ini AI tidak hanya sarana untuk mendapatkan sebuah informasi tetapi juga bisa di katakan sebagai mesin penjawab. Nah ditengah perubahan tersebut, Muhammadiyah memiliki peran penting sebagai gerakan islam yang berkemajuan.
Muhammadiyah sejak awal berdiri dikenal sebagai organisasi yang terbuka terhadap ilmu pengetahuan dan pembaharuan ( tajdid ). Muhammadiyah tidak menolak perkembangan zaman, melainkan berusaha menyesuaikan diri tanpa meninggalkan nilai nilai islam. Hal ini membuktikan bahwa Muhammadiyah mampu tetap relevan menghadapi tantangan modern, termasuk Era society 5.0 ini.
Salah satu tantangan terbesar di era digital adalah derasnya arus informasi. Banyak anak muda, pelajar dan masyarakat mudah terpengaruh berita palsu (hoaks), ujaran kebencian, hingga budaya yang bertentangan dengan nilai moral. Disinilah muhammadiyah memiliki tugas penting untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya Cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam akhlak dan karakter. Nah Teknologi ini harus digunakan untuk menyebarkan dakwah, pendidikan, serta kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
Selain itu society 5.0 juga menuntut generasi muda agar memiliki kemampuan berfikir kritis, kreatif, dan inovatif. Pelajar Muhammadiyah harus mampu aktif dalam perkembangan teknologi, bukan hanya menjadi penonton, yang dimana kebanyakan anak muda terlalu banyak mengkonsumsi daripada produksi. Cara mengatasinya bisa dengan membuat konten edukatif di media sosial, memanfaatkan teknologi untuk belajar (upgrade skill), hingga menciptakan program sosial berbasis digital yang membantu masyarakat sekitar.
Peran pelajar Muhammadiyah di Era society 5.0 ini sangat penting karena mereka adalah calon pemimpin masa depan. Melalui organisassi seperti IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah), pelajar dapat belajar kepemimpinan, kerja sama, dan kepedulian sosial. Nilai-nilai islam berkemajuan yang diajarkan dapat menjadi pedoman agar teknologi tidak menghilangkan rasa kemanusiaan.
Di sisi lain, perkembangan teknologi juga membawa dampak positf jika di manfaatkan dengan baik. Dakwah yang biasanya di lakukan secara online atau tatap muka kini dapat di lakukan melalui media digital, kajian dapat diakses secara online dan pendidikan menjadi lebih mudah di jangkau.
Muhammadiyah memiliki peluang besar untuk memperluas pengaruh positifnya melalui inovasi digital, baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, maupun sosial. Kesimpulannya, society 5.0 bukan ancaman bagi Muhammadiyah, melainkan peluang untuk menunjukkan bahwa islam mampu berjalan seiring dengan kemajuan zaman.
Yang terpenting kita sebagai generasi muda harus adaptif dengan perkembangan zaman, inovasi (selalu melakukan pembaharuan/tajdid), dan memiliki Spirit berkemajuan (berorientasi pada kemajuan peradaban). Dengan tetap berpegang pada nilai Al-Quran dan Sunnah, Muhammadiyah dapat menjadi pelopor perubahan yang menghadirkan teknologi untuk kemaslahatan umat. Generasi muda Muhammadiyah pun harus siap menjadi pribbadi yang cerdas, berakhlak, dan mampu membawa perubahan positif di era modern ini.
Oleh: Muhammad Ridho Hanafi
(Kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah/IPM Blora)










Leave a Reply
View Comments